Showing posts with label ramalan. Show all posts
Showing posts with label ramalan. Show all posts

Thursday, August 25, 2005

Bangsa Maya Menyingkap Peristiwa Besar

Dalam kalender bangsa Maya, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 Bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.


Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya bagaikan turun dari langit, mengalami zaman yang cemerlang, kemudian lenyap secara misterius. Mereka menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi daripada penanggalannya membuat orang takjub!
Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guatemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali piramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh bangsa Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka. Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa sistem kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.


Seorang sejarawan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, di mana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia. Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyond Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistem galaksi tata surya kita sedang mengalami
The Great Cycle' (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan Bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (galatic beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun Bumi. Dengan kata lain, kalau Bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.
Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, Bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Regeneration Period (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini Bumi akan mencapai pemurnian total
. Setelah itu, Bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada 31 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas Bumi, bagaikan membuka sebuah "Pintu Langit" saja bagi umat manusia.
Dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung tentang apa penyebab peradaban kali ini berakhir. Ada sedikit yang kelihatannya jelas, bahwa berakhirnya
hari itu' sama sekali bukan berarti malapetaka apa yang datang menghampiri, melainkan mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual kosmis, selanjutnya masuk ke peradaban baru. Tahun 755 M, seorang rahib Maya pernah meramal, setelah tahun 1991 kemudian, akan ada dua peristiwa penting terjadi pada manusia yaitu kebangkitan kesadaran, dan pemurnian Bumi serta regenerasinya.
Mulai 1992, Bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut "Periode Regenerasi Bumi". Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika Utara terhadap orang sekarang ini), substansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.
Dari titik pandang ilmu pengetahuan umat manusia sekarang, hal itu benar-benar tidak dapat dipercaya. Mungkin saja bangsa Maya sedang membicarakan tentang galaksi Bima Sakti (Milky Way), yang mana ilmu pengetahuan dan teknologi kita belum juga sampai ke solar sistem, seperti pepatah orang Tionghoa mengatakan "serangga di musim panas tidak dapat menjelaskan es di musim dingin". Fenomena kosmik yang diperlihatkan oleh kalender Maya adalah benar-benar berharga dari suatu penyelidikan yang serius oleh umat manusia sekarang ini.
Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dalam sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang terbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampaui sistem pengetahuan kita.

Bagian 1 dari 5


Bagian 2 dari 5


Bagian 3 dari 5


Bagian 4 dari 5


Bagian 5 dari 5

Wednesday, August 03, 2005

Perhitungan computer memprediksikan pembalikan daya magnet kutub Bumi dan Matahari dapat mengakhiri peradaban manusia pada 2012



Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.

Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub Bumi dan Matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:

- Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.
- Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.
- Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari
- Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi
- Daya gravitasi Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah

Jika anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, Bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu.

English Version is available at: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2005/3/6/58186.html

Monumen Pagoda Jinling



Pagoda Jinling China dibangun di Kota Nanjing sekitar 1400 M oleh penasihat militer dan ilmuwan terkenal Dinasti Ming, Mr. Liu Ji (alias Liu Bowen). Karena pagoda tersebut diruntuhkan pada awal abad 20 atas perintah panglima Chiang Kaishek, tulisan monumen ini lantas ditemukan. Tulisan itu dituangkan dalam bentuk syair berbahasa China, dengan teka-teki tentang hal-hal yang diramalkan dan akan terjadi antara 500-600 tahun setelah Dinasti Ming.

Pagoda Jinling, Pagoda Jinling
Penafsiran: menunjukkan Pagoda Jinling di Nanjing China.

Dibangun oleh Liu Ji, diruntuhkan oleh Jieshi
Penafsiran: Liu Ji adalah Liu Bowen sedang Jieshi adalah Chiang Kaishek.

Pagoda diruntuhkan, tentara dan rakyat saling membunuh
Penafsiran: Sampai waktunya pagoda akan runtuh, tentara perang hancur di dalam negeri komunis Tiongkok.

Kepala berumput menghadapi orang dengan kepala berumput
Penafsiran: "Kepala berumput" yang pertama menunjukkan komunis; "orang dengan kepala berumput" yang kedua menunjukkan "Chiang Kaishek".

Sampai terakhir hanya "setengah kura-kura yang menciut banjir besar mengalir di mana-mana seluruh daerah terendam", "punggung orang yang berjalan di jalan menghadap ke barat"
Penafsiran: Tiga kalimat tersebut masing-masing berpadan dengan tulisan "Mao" " Ze" "Dong" dalam tulisan Mandarin.

Matahari terbit di Timur dan tenggelam di Barat
Penafsiran: Simbol dari penyerbuan Jepang ke China dan akhirnya dapat dikalahkan oleh China, Amerika dan Inggris.

Setiap rumah tangga mengalami penderitaan yang mengerikan
Penafsiran: Penduduk China dicelakai oleh invasi Jepang.

"De" dan "Yi" bebas tanpa ikatan, kemakmuran yang berlimpah-limpah lenyap dalam sebuah mimpi
Penafsiran: Fasis Jerman dan Itali kalah perang dan menyerah.

Bendera merah, bintang besar
Penafsiran: Bendera merah adalah kaum komunis China dan 5 sudut bintang terbit.

Setiap rumah tangga masih menderita
Penafsiran: Orang-orang China masih hidup dalam kemiskinan.

Tiga gunung sulit berpijak terus, lima anak-anak semua dipromosikan dengan bangga
Penafsiran: Kebudayaan tradisional dihancurkan dan orang-orang yang berhubungan dipromosikan dengan bangga.

Tubuh dan pikiran sibuk, sibuk, sibuk; "angin bersih" jembatan runtuh jalan ibarat gila-gilaan
Penafsiran: Karena dipromosikan orang-orang menjadi sibuk untuk kepentingan pribadinya, pada awalnya jujur dan tulus tanpa main korupsi akhirnya menjadi bejat dan korup.

Ketika Anda membentuk satu partai saya juga satu partai
Penafsiran: Dalam membentuk partai bersama, keinginan mencari keuntungan pribadi sangat besar.

Duduk di balai tinggi, makan makanan bermutu, sama sekali tidak peduli dengan perkabungan orang lain
Penafsiran: Dalam kenyataannya, orang-orang ini hanya menjaga kekuasaan, keuntungan dan kepentingannya sendiri, tidak peduli terhadap hidup mati orang lain.

28 orang memperoleh popularitas, walaupun semai jarum bisa memenangi pedang dan tombak
Penafsiran: Dalam karakter tulisan China 28 digabung menjadi kata "komunis", komunis membohongi rakyat untuk memperoleh kepercayaan, hingga tumbuh dari kecil menjadi besar dan merampas kekuasaan.

Cahaya bintang kecil, menghindari cahaya bintang, dua puluh akan membawa 2 orang pergi ke utara. Meninggalkan kayu rumah, bingung di jalan, pergi ke mana-mana semua orang memfitnah.
Penafsiran: Sang Sadar dengan kategori kayu dan pengikutnya yang berkultivasi dan berlatih difitnah, pergi meninggalkan negara China, pengikutnya kehilangan tempat tinggal.

Memalang pintu pada lautan luas, sungai yang luas namun tidak luas
Penafsiran: Keadaan komunis China menutup sosial masyarakatnya.

Ladang yang baik terbentang luas tidak ada pria yang menggarapnya, sutera yang sangat baik tidak ada wanita yang memintal
Penafsiran: Kemerosotan ekonomi di bawah pergerakan politik kaum komunis.

Gadis cantik pilih kasih pada jenderal, Anda dan saya saling membantu
Empat air, hari kayu yang beruntung, tiga harimau mengaum keras
Penafsiran: Karakter tulisan China "empat", "air", "beruntung" bila digabungkan adalah tulisan China "Ze", "kayu" dan "hari" dalam kata China digabung menjadi "Dong" dan "tiga" dan "harimau" dalam kata China digabung menjadi "Biao".

Orang kulit putih sungguh-sungguh mempunyai kekuatan, tapi karena hati berbunga burung ketakutan, mengenyahkan air pergi dari Han selatan, anak di luar kembali ke ibu negara.
Penafsiran: Hongkong kembali ke China.

Penuh dan kosong ada ketentuannya, kemakmuran dan kemunduran juga ada nihilnya.
Penafsiran: Segala sesuatu ditentukan oleh keinginan langit.

"Gunung Spirit" mengalami bencana besar, kobaran api jatuh ke dalam gelombang terapung yang besar
Bencana, bencana, bencana, para dewa juga tak terelakkan.
Penafsiran: Yang dimaksud dengan "Gunung Spirit" adalah sebuah gunung besar dalam alam semesta, yang disinggung dalam agama Buddha adalah gunung ini, adalah tempat berkumpulnya para Buddha, Tao dan Dewa. "Jatuh ke dalam gelombang terapung yang besar" maksudnya adalah tenggelam dan terapung. Kalimat tersebut artinya kekuatan pelurusan hukum alam semesta, membersihkan, mengasimilasi dan menata kembali segala sesuatu dalam alam semesta, termasuk juga "Gunung Spirit" di dalamnya, umat manusia di dunia juga tidak terkecualikan.

Hantaran tiupan angin timur bertiup menyebabkan duka cita pada rumput dan kayu.
Penafsiran: Partai Komunis China selalu menganggap dirinya sebagai angin Timur. Dalam alam semesta suatu kekuatan lama mengganggu pelurusan hukum dengan mempergunakan Partai Komunis menindas Dafa dan manusia di dunia, Partai Komunis sepanjang ini selalu melihat khalayak ramai enteng ibarat rumput dan sayur. Dan "kayu" menunjukkan orang yang berkategori "kayu" (Master Falun Gong). Dalam penindasan kejahatan semua adalah cara, kebohongan agar orang-orang berdosa terhadap hukum alam, sangat menyedihkan! Orang yang berkategori "kayu" yang menyelamatkan orang melihat umat manusia di berbagai tingkat berdosa terhadap hukum alam, sungguh menyedihkan!

Banjir deras menggapai langit dan mengejar matahari

Penafsiran: Kejahatan yang menyiksa Dafa ibarat banjir besar atau binatang ganas, merambah langit menyelimuti bumi, berangan-angan menindas para praktisi Falun Gong, dengan kebrutalan dan keganasan, tetapi betapa brutal dan ganas pun masih belum sanggup menutupi seluruh langit dan matahari.

Enam akar yang tidak murni hanyut mengikuti ombak

Penafsiran: Para praktisi yang keterikatannya terlalu berat atau tidak giat belajar Fa tidak dapat dianggap sebagai kultivator yang sejati, dalam pengujian hanya bisa terhanyut terbawa arus.

Buah sejati berhasil dikultivasi akan naik ke podium langit

Penafsiran: Hanya pengikut Dafa yang teguh baru dapat berhasil berkultivasi menuju ke langit, mencapai kesempurnaan memperoleh buah sejati.

248,379

Penafsiran: 2 tambah 4 adalah 6. 248 berarti kalender Imlek hari ke-8 bulan ke-6. Yaitu pada pada 20 Juli 1999 ini adalah hari dimulainya penindasan terhadap Falun Gong, sampai musim semi suatu tahun tertentu penindasan selesai. "379" mungkin menunjukkan kalender Imlek hari ke-16 bulan ke-3

Akar penyebab bencana penindasan sudah lama waktunya

Penafsiran menunjukkan:
(1) Dalam alam semesta ada hukum terbentuk, bertahan, rusak, hancur.
(2) Manusia dalam sejarah secara perlahan-lahan mengalami dekadensi, hingga sampai masa sekarang kualitas moralnya sudah sangat merosot.
Dengan melihat ini, gangguan dan penindasan terhadap hukum alam semesta (Dafa) serta pada masa yang akan datang yang dihadapi makhluk hidup tentang adanya penyingkiran secara besar-besaran adalah pasti.

3 dan 10 atau 37 orang, tanah air yang indah permai akan berubah warna

Penafsiran: Menunjukkan dalam masyarakat yang baik, yang jahat dan yang dapat melangkah masuk ke masa akan datang, Dafa akan membawa kebudayaan sesungguhnya yang seharusnya dimiliki umat manusia.

Kuda tidak mengangguk batu tenggelam ke dasar, sesudah bunga merah mekar kemudian bunga putih (editor Zhengjian mencatat seharusnya kuning) mekar, orang cantik datang ke atas Gunung Emas Ungu.

Penafsiran: Jika penindasan terhadap Dafa pada tahun kuda tidak selesai, maka batu sendi merah akan tenggelam dan lenyap. "Sesudah bunga merah mekar kemudian" berarti komunis tidak akan kembali hidup lagi. "Bunga "kuning mekar", para kultivator Falun Gong lebih banyak memakai seragam kuning dari aliran Buddha, Falun Dafa akan membawa kemakmuran dan kebudayaan baru bagi masyarakat dunia. "Orang cantik datang ke atas Gunung Emas Ungu", yang dimaksud dengan "Gunung Emas Ungu" di sini adalah kota Beijing di China, "orang cantik datang" menunjukkan ada orang datang dari Amerika. (Karakter tulisan cantik sama dengan karakter tulisan Amerika dalam tulisan Mandarin).

Satu bencana demi satu bencana, satu celaka demi satu celaka.

Penafsiran: Menunjukkan segala sesuatu yang dilakukan oleh partai komunis Tiongkok terhadap orang Tionghoa dalam berkali-kali kegiatan politik, termasuk Falun Gong sekali ini, setiap bencana dan penyiksaan semua harus dibayar.

19 wanita cantik berumur 55, tempat yang baik orang terkemuka menghasilkan golongan atas yang baru.
Pahlawan mencabut habis bulu di batu, darah mengalir di tongkat ukur puluhan ribu orang mengerang
Kepala tumbuh tanduk, mata memancarkan sinar, semua penduduk tidak perlu panik dan tangis
Masa kemakmuran bagi negari China akan datang, empat musim menanam bahan pangan yang damai dan tenteram

Penafsiran: Menunjukkan masalah yang akan terjadi di masa akan datang (tentang masa yang akan datang yang lebih mendetail tidak dijelaskan di sini).

Satu udara membunuh ribu puluhan juta, kambing besar lebih ganas dari macan tutul dan serigala

Penafsiran: "Kambing besar" menunjukkan tahun 2003 --tahun kambing, "satu udara" menunjukkan semacam wabah, tidak dapat dilihat, tidak dapat diraba, namun berhubungan dengan penyakit asma dan pernapasan, oleh sebab itu disebut "udara", mungkin dapat mengakibatkan puluhan juta orang meninggal.

Udara yang ringan menggerakkan gunung yang tinggi, seutas benang besi pun sulit ditahan

Penafsiran: Wabah penyakit kelihatannya seperti segumpal udara, namun membuat penyelenggara negara terguncang, itu juga menunjukkan seriusnya wabah penyakit. "Seutas benang besi pun sulit ditahan", tidak ada cara mencegah dan menahannya.

Manusia ketemu harimau ganas sulit menghindar, orang yang beruntung tinggal di desa pegunungan
Kota yang makmur, berubah menjadi lautan yang luas
Gedung pencakar langit, berubah menjadi lumpur hancur

Penjelasan: "Harimau ganas" menunjukkan Jiang, orang ini lahir pada tahun harimau, kejam namun kepribadiannya palsu. Penindasannya terhadap Dafa telah membawa bencana besar bagi umat manusia. Kekejaman buruknya ibarat harimau. Para pejabat tidak melakukan kebajikan, masyarakat dicelakai. "Orang yang beruntung tinggal di desa pegunungan" mungkin menunjukkan orang yang baik hati, orang yang lurus ini tidak tercemar bersama-sama dalam "kota yang makmur, gedung pencakar langit", secara samar-samar tidak turut serta dengan kelompok Jiang tercemar.

"Kota yang makmur, berubah menjadi lautan yang luas", "gedung pencakar langit yang tinggi, berubah menjadi lumpur hancur" membuat kita teringat kembali pandangan runtuhnya kota besar Babilon dalam "...dalam Alkitab." Kota besar Babilon menunjukkan Beijing.

Orang tua mati, sulit dikubur
Bapak-ibu mati, anak cucu mengangkatnya
Segala makhluk sama-sama mengalami bencana, kutu busuk dan semut pun juga tidak luput

Penafsiran: Di sini menjelaskan pandangan ketika Fa meluruskan dunia manusia pada masa yang tidak lama lagi, orang yang berdosa akan disingkirkan oleh wabah penyakit, banjir, api atau cara lainnya. Itu merupakan pandangan duka cita dan sedih.

Beruntung dua batang pilar kayu membantu menopang rumah besar. Burung terbang kambing pergi pulang ke kampung halaman
Dapat bertemu dengan kelinci kayu dapat memperpanjang umur, manusia langit diberkati kegembiraan dan kesehatan
Bagi mereka yang memahami makna terpendam, keberuntungan dan kamasyhuran berlangsung ratusan generasi

Penafsiran: "Dua batang pilar kayu" digabung dalam tulisan Mandarin menjadi "hutan", dan juga menonjolkan "kayu", yaitu "kayu" dalam lima unsur: namun "kelinci kayu", dalam lima unsur termasuk kategori "kayu", ini menunjukkan Sang Sadar yang menyelamatkan orang lahir pada tahun kelinci. Tentang ini banyak ramalan sudah mengatakannya. Secara sederhana dapat dikatakan: menghadapi bencana, makhluk hidup adalah beruntung bertemu dengan Falun Dafa yang diajarkan belas kasih Sang Sadar yang dilahirkan pada tahun kelinci kayu. Jika Anda dapat memperoleh Dafa, Anda dan lingkungan Anda akan diberkati. Walaupun Anda tidak tertarik dalam kultivasi, memperlakukan Dafa dan praktisi dengan baik akan membawa Anda kebaikan yang besar.

Gedung pencakar langit dan gedung bertingkat menjulang tinggi ke angkasa langit, kendaraan berhilir mudik dengan ramai malah tenggelam hilang
Ikan mas di kolam air yang dangkal akhirnya mengalami bencana, sibuk selama ratusan tahun lenyap dalam sebuah mimpi.

Penafsiran: Kemasyhuran permukaan Komunis China, biar "gedung pencakar langit dan gedung bertingkat" ataupun "kendaraan berhilir mudik dengan ramai", adalah ibarat "ikan mas di kolam air yang dangkal", tidak akan tahan lama. Begitu masa kebaikan dan kejahatan mendapat balasan, segala kebohongan dan pemalsuan akan musnah dalam sekejap. Kemudian orang baik yang tidak (berbuat jahat terhadap Dafa) akan masuk ke Era Baru.

Apakah dalam Kitab Suci Tersembunyi Kode Rahasia?



Banyak orang yang percaya bahwa dalam lima Kitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani tersembunyi kode rahasia kitab suci. Tuhan dengan menggunakan kode rahasia mencatat dalam kitab suci tentang tokoh dan peristiwa besar di bumi yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Ilmuwan besar yang terkenal yakni Sir Isaac Newton adalah salah satu yang mempercayai itu. Hal ini diketahui berdasarkan penemuan setumpuk kertas kerja yang ditinggalkan Isaac Newton ketika ia pensiun dari jabatannya sebagai kepala institut pada 1696.

Manuskrip yang hurufnya jutaan ini, sebagian besar adalah membahas tentang teologi yang bagusnya tak terlukiskan, dan Newton percaya bahwa di dalam kitab suci tersembunyi ramalan tentang sejarah manusia. Menjelang akhir hidupnya, Newton berusaha mencarinya namun belum berhasil.

Kurang lebih pada 1940-an, seorang rabi bernama H.H.D. Weissmande dari ibukota Provinsi Ceko menemukan, di awal kitab pertama Perjanjian Lama dengan judul "Kejadian", jika membaca dengan cara meloncat setiap 50 huruf, maka akan terbaca kata "Torah" (Taurat). Pada kitab selanjutnya yang berjudul "Keluaran", dengan cara membaca yang sama akan terbaca kata "Torah", begitu juga dengan kitab-kitab berikutnya, "Imamat", "Bilangan" dan "Ulangan". Temuan H.H.D. Weissmande secara kuat telah menunjukkan sebuah jalan untuk meneliti kode rahasia dalam kitab suci. Terlebih lagi dengan munculnya komputer yang lebih memungkinkan untuk meneliti kode rahasia kitab suci lebih jauh.
Profesor Eliyahu Rips, ahli ilmu pasti dari Universitas Ibrani, Jerusalem, adalah salah satu ahli dari sekian banyak kelompok terkenal saat ini, dan Rips mengembangkan seperangkat bentuk hitungan ilmu pasti yang akurat, dijalankan dengan formula komputer, artinya bisa membuktikan bahwa Kitab Perjanjian Lama memang benar ditulis dengan sandi rahasia. Namun, terobosan terakhirnya tidak mencapai kemajuan, dan akhirnya tidak bisa secara ringkas dan jelas membuktikan eksistensi sandi rahasia kitab suci tersebut. Belakangan ia bertemu dengan seorang fisikawan Israel bernama Doron Witxztum. Ia telah merampungkan bentuk hitungan ilmu pasti akurat yang dikembangkan Rips pada formula komputer. Sehingga untuk membuktikan secara ringkas dan jelas eksistensi sandi rahasia kitab suci menjadi memungkinkan.

Untuk menemukan sandi rahasia tersebut, Rips menghilangkan semua jarak spasi alfabet yang konkret, mengubah kitab suci berbahasa Ibrani menjadi sebuah untaian huruf yang berkesinambungan, panjang total aksaranya adalah 304.805 buah. Sesungguhnya adalah mengembalikan lima kitab Musa ke bentuk semula (asli) seperti yang dikatakan oleh orang mahabijaksana. Dan menurut legenda, bahwa kitab suci yang diterima Musa dari Tuhan adalah "setiap huruf saling menyambung, tidak ada satu pun yang terputus".

Komputer mencari nama, huruf individual dan beberapa frase pada rangkaian huruf dengan cara meloncat. Dimulai dari sebuah abjad pertama dalam kitab suci, mencari setiap susunan loncatan yang memungkinkan --melalui loncatan ke-1, 2, dan 3 abjad, dan menurut susunan hingga meloncat ke ribuan abjad, dan mencoba melihat huruf apa yang bisa terbaca; kemudian, dimulai lagi dari abjad kedua dalam kitab suci, demikian seterusnya secara berurutan, hingga pada abjad yang terakhir dari kitab suci tersebut. Komputer berhasil menemukan nama, hari, dan nama tempat yang merupakan kunci utama selalu berkesinambungan secara rapat: Rabin, Amir, Tel Aviv, dan tahun Rabin terbunuh, semuanya berada dalam kitab suci di sebuah tempat yang sama.

Dengan dua macam cara komputer merekam gabungan antara huruf dengan huruf --bagaimana jarak antara kata dengan kata yang muncul secara bersamaan, apakah pencarian jarak loncatan huruf individual paling pendek. Rips menjadikan perang Teluk Persia sebagai contoh, menerangkan cara operasional komputer. "Kami ingin komputer mencari Saddam," ujarnya. "Kemudian baru mencari huruf terkait, coba melihat apakah mereka bisa muncul secara bersamaan menurut cara yang tepat. Dan hasilnya kami mendapati, rudal Scud dengan rudal buatan Rusia, tanggal dimulai perang dan nama Saddam tertulis bersama."

Kata-kata ini masing-masing membentuk teka-teki huruf atau kata. Akibatnya, kata yang berangkaian saling silang-menyilang, dan memperlihatkan berita terkait. Misalnya, nama Bill Clinton dengan kata/huruf presiden silang-menyilang menjadi satu; mendarat di bulan dengan pesawat ulang-alik dan Apollo 11, Hitler dan Nazi, dan demikian juga dengan kata atau huruf Kennedy dan Dallas.

Melalui percobaan yang berulang-ulang, teka-teki huruf semacam ini hanya bisa ditemukan dalam kitab suci, dan tidak bisa ditemukan pada buku seperti "Perang dan Damai" maupun jenis lainnya, atau pada berbagai macam percobaan melalui program komputer buatan. Dan ini menyebabkan sejumlah besar orang percaya bahwa dalam kitab suci tersembunyi suatu sandi rahasia --banyak peristiwa sejarah manusia yang pernah terjadi selama 1.000-2.000 tahun dan peristiwa yang akan terjadi kelak.

Ramalan paling terkenal yang didapat dari sandi rahasia kitab suci adalah sebuah buku "Sandi Rahasia Kitab Suci" yang ditulis oleh Michael Drosnin, ia pernah bekerja sebagai wartawan Wall Street Daily dan Washington Post yang terkenal. Ia menulis, "Tanggal 1 September 1994, saya terbang menuju Israel, ke Jerusalem menemui penyair Chaim Guri yang merupakan sahabat karib Perdana Menteri Yitzak Rabin. Saya menyerahkan padanya sepucuk surat, yang segera ia serahkan pada Perdana Menteri Rabin." "Ada ahli ilmu pasti Israel telah menemukan sandi rahasia yang tersembunyi dalam kitab suci, menyingkap seluk-beluk peristiwa besar selama ribuan tahun setelah kitab suci menjadi sebuah buku." Demikian isi yang saya tulis dalam surat.

"Dan kenapa saya memberitahu hal ini pada Anda, adalah karena nama lengkap Anda Yitzak Rabin adalah satu-satunya yang muncul sekali dalam kitab suci, kemudian ada tulisan (pembunuh gelap yang ingin menjalankan aksinya) pada beberapa huruf yang saling-menyilang dengan namamu." "Dan agar jangan sekali-sekali menganggap remeh hal ini, karena nama Anwar Sadat dan John serta Robert Kennedy dua bersaudara mengalami peristiwa pembunuhan ini juga tercatat dalam sandi rahasia kitab suci. Dilihat dari kasus individual Anwar Sadat, nama pembunuh, tanggal pelaksanaan pembunuhan dan cara menjalankan aksinya semuanya berurutan satu demi satu." "Dugaan saya Anda akan mengalami bencana besar, namun bahaya ini bisa dihindari." Tanggal 4 November 1995, ada seorang laki-laki yang menyatakan dirinya mewakili Tuhan menuntut keadilan, dan terbukti bahwa pembunuh yang tercatat 3.000 tahun lalu dalam buku rahasia pada kitab suci memang benar adalah orang tersebut.

Rabin terbunuh, secara dramatis telah terbukti kebenaran yang akan terjadi kelak yang tersembunyi di antara huruf pada Kitab Perjanjian Lama dalam sandi rahasia kitab suci. "Peristiwa besar yang terjadi pada masa kini yang ditemukan dalam sandi rahasia kitab suci, bukan hanya tentang peristiwa terbunuhnya Rabin. Selain peristiwa terbunuhnya Anwar Sadat dan John F. Kennedy, masih ada ratusan peristiwa yang menggemparkan, semuanya juga tersimpan rapat dalam sandi rahasia kitab suci, dan masih banyak sekali sejak peristiwa Perang Dunia II hingga skandal Watergate, pembunuhan massal Nazi, bom atom di Hiroshima, pendaratan di bulan sampai komet menabrak Jupiter. Dan selain itu, peristiwa yang terlebih dahulu diketahui juga bukan hanya peristiwa pembunuhan ini saja. Komet menabrak Jupiter dan perang Teluk Persia, semuanya merupakan peristiwa yang sebelum terjadi telah ditentukan tanggal atau hari kejadian yang tepat dalam kitab suci."

Drosnin dalam bukunya menulis: "Badan dinas tertinggi pemerintah Amerika Serikat, 'dinas keamanan nasional' ditempatkan di stasiun pemantau rahasia dekat pemerintahan Washington dan ada seorang senior ahli pengurai kode, dan menurut keterangan, setelah Israel mengetahui hal yang mengejutkan ini, lantas memutuskan menyelidiki keadaan yang sebenarnya. Harold Gans yang seumur hidupnya bekerja untuk CIA Amerika Serikat membuat dan memecahkan kode rahasia, semula adalah seorang ahli statistik, juga bisa berbahasa Ibrani. Ia yakin, bahwa yang dinamakan dengan kode rahasia kitab suci sama sekali tidak ada, lalu dirinya merancang seperangkat program komputer, mencoba untuk melihat apakah bisa menemukan informasi yang sama seperti yang ditemukan Israel. Dan ia terperanjat bukan main. Ternyata ada."

Nama orang mahabijaksana memang benar ditulis bersama dengan hari lahir dan meninggalnya mereka. Dan Gans tetap saja masih tidak percaya. Ia memutuskan mencari lagi di dalam kitab suci apakah masih ada informasi yang sama sekali baru, untuk menyingkap ketidaksempurnaan atas percobaan Rips, bahkan lebih lanjut berupaya membongkar bahwa itu sebuah dusta belaka. "Menurut saya, jika ini memang benar," ujar Gans. "Maka, tempat hari lahir dan meninggalnya orang-orang mahabijaksana ini semestinya ditulis secara rahasia di dalamnya." Dalam percobaannya selama 440 jam itu, Gans tidak saja memeriksa terhadap 32 nama orang mahabijaksana yang dipilih dan dipakai dalam percobaan terakhir Rips, namun ditambah lagi dengan 34 nama dalam percobaan sebelumnya, dan secara total berjumlah 66 orang, satu per satu dicocokkan dengan kota dan nama tempat, dan hasilnya membuatnya mau tidak mau harus percaya.

Dan yang pantas dikemukakan adalah bahwa Rips merupakan seorang penganut agama yang taat, dan Drosnin sendiri juga mengakui bahwa ia bukanlah seorang rabi atau pendeta, terhadap agama sedikit pun tidak fanatik. Duet di antara mereka semakin memberi warna pada kebenaran kode rahasia kitab suci yang dicari orang-orang. Berbekal bidang pekerjaan Drosnin, tingkat pengetahuannya terhadap sandi rahasia kitab suci meningkat tajam. Dan oleh karena keteguhan keyakinannya terhadap sandi rahasia kitab suci --bisa menduga masa yang akan datang.

Di sebuah pernyataannya Rips menegaskan: "Saya pribadi tidak mendukung pandangan Drosnin terhadap penguraian rahasia, juga tidak setuju atas kesimpulan yang dibuatnya, setiap informasi yang diserap dari Torah (kitab ke-5 Musa) atau menjadikannya sebagai atas dasar ramalan, adalah tidak berguna dan tidak bernilai. Dan ini, bukan hanya pendapat saya pribadi, juga merupakan pendapat setiap ilmuwan yang bekerja sebagai peneliti pemecahan kode rahasia)." Ketika Drosnin memakai komputer mencari "perang dunia", ia mendapati "bencana senjata nuklir", angka "2000" dan "2006" ditulis secara bersama. Lalu ia memastikan bahwa perang dunia akan meletus pada tahun 2006. Ia juga mengatakan, bahwa di tempat munculnya tulisan "perang dunia", "kiamat" dan "2006", kata-kata "ditunda" atau "saya akan menunda perang" juga terbaca di sana secara bersamaan. Dan perang dunia juga saling bertautan dengan terorisme. Negara yang terseret ke dalamnya adalah Rusia, China, Amerika dan Suriah. Sejak temuan itu, hingga saat ini ia telah menerbitkan buku kedua Kode Rahasia Kitab Suci, subjudulnya adalah "Hitungan Mundur". Menekankan tahun 2006 tentang "Perang Dunia III" adalah "perang nuklir" yang waktunya hanya tinggal beberapa tahun saja. Bahkan Drosnin secara pribadi menelepon dan mengirimkan sebuah buku untuk kepala ajudan Presiden Bill Clinton di Gedung Putih. Tahun 2000, ketika Presiden Bill Clinton mengadakan pertemuan dengan Arafat dan Mubarak di Ruang Oval untuk menengahi masalah Israel dan Palestina, di tangannya terdapat buku Kode Rahasia Kitab Suci yang diberikan oleh Drosnin.

Setelah Presiden George Walker Bush terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, Drosnin mengirimkan buku Kode Rahasia Kitab Suci kepada kepala ajudan Gedung Putih yakni Andrew Carter, menurut rekomendasi dari penulis buku "Hitungan Mundur" tersebut, dua pejabat tertinggi di sisi Presiden Bush yakni Carter dan Rice telah membaca buku itu. Drosnin percaya, bahwa semua itu dapat diubah selama kita menaruh perhatian pada peristiwa yang akan terjadi di masa akan datang yang diprediksikan dalam kode rahasia kitab suci tersebut.

Dalam sebuah subjudul "Muka Sang Kiamat", Drosnin menulis: "Setelah perang dunia, adalah gempa dahsyat. Dan tempat yang paling memungkinkan adalah China (tahun 2000-2006), California (2010), dan Jepang (tahun 2000 dan 2006). Dan sebelumnya gempa bumi di tanah suci pada tahun 1995, telah menjadi kenyataan di dalam kode rahasia. Selain Israel, Jepang merupakan satu-satunya negara yang bergabung jadi satu dengan perang akhir zaman. Bahkan tahun 2006 akan ada benda angkasa menerjang bumi.

Dilihat dari setiap pemandangan yang ditunjukkan langit, serangan dahsyat pamungkas adalah gempa bumi dalam skala raksasa. Dalam sebuah "kitab wahyu" terakhir pada Kitab Perjanjian Baru, dan ini adalah bencana ke-7 yang dikeluarkan oleh malaikat ke-7: "Ada lagi�c gempa dahsyat, dan sejak ada manusia di atas bumi, tidak ada sedemikian dahsyat, gempa yang demikian dahsyatnya�c setiap laut dan pulau tidak akan dapat menghindarinya, dan hamparan gunung juga sudah lenyap." Keadaan yang demikian, tidak bisa tidak membuat Presiden Bush yang taat beragama harus percaya, mau percaya adakah kenyataan, tidak percaya apakah tak ada realitasnya. Dilihat dari bentrokan antara Israel dengan Palestina di Timur Tengah, sengketa antara India dengan Pakistan hingga krisis nuklir Korea Utara, peristiwa 9 November (WTC), dan perang antiterorisme Amerika di Afghanistan, serta serangan militer Amerika terhadap Irak, semuanya berkemungkinan mengelilingi kode rahasia kitab suci dan kitab wahyu dan lain-lain rencana yang diatur Tuhan pada ribuan tahun yang silam.

Kesimpulan terakhir Drosnin, "Kode rahasia kitab suci mungkin adalah bukan yang 'tepat', tetapi juga bukan yang 'keliru'. Kode rahasia yang hendak diberitahu pada kita, mungkin adalah 'hal apa yang mungkin terjadi', bukan 'hal apa yang bisa terjadi'. Akan tetapi, karena kita tidak bisa membiarkan dunia kita hancur, maka kita tidak boleh tidak berbuat apa pun, hanya menanti saja di sana --kita harus menghipotesa, bahwa peringatan di dalam kode rahasia kitab suci adalah benar." Dan inilah makanya selama beberapa tahun ini, berputar-putar seputar Gedung Putih dan Ramallah, Jerusalem dan Tel Aviv, Bill Clinton dan George W. Bush, dan antara Ariel Sharon dan Yasser Arafat, mengingatkan pada mereka menurut peringatan yang ada dalam kode rahasia kitab suci bahwa kita semua sedang berada pada akhir zaman yakni "end of the days".

(Sumber: Renminbao)

Kode Rahasia Kitab: Segalanya sedang Memilih Masa Depan Sendiri

Banyak orang Barat yang bertuhan mempercayai bahwa dalam kitab yang diterima Nabi Musa yang ditulis dengan menggunakan bahasa Ibrani, tersembunyi serangkaian kejadian yang direncanakan Tuhan terhadap manusia. Sejak dipadukan dengan komputer elektronik kecepatan tinggi ditambah diskusi kelompok dan ilmu statistik, membuat sistem penelitian kode kitab Yahudi ini menjadi memungkinkan.


Belum lama ini, perhatian dunia tertuju pada penyebaran penyakit SARS yang konon masih mewabah di negeri China. Sarana perhubungan yang maju saat ini dalam sekejap membuat penyakit SARS China menyebarluas ke-26 provinsi di China dan menerobos lebih dari 30 negara di dunia. Anehnya, penyakit SARS tersebut sejak 3.000 tahun yang silam telah tersembunyi dalam kode kitab. Hasil penelitian menemukan wabah dunia ini ada hubungannya dengan Tuhan yang telah menjatuhkan dosa kepada manusia seperti digambarkan dalam "Kitab Pencerahan", mungkin ada hubungannya dengan Jiang Zemin (mantan presiden China) yang menindas dan memfitnah Falun Gong. Artikel ini akan menyingkap sosok Jiang yang direncanakan dalam sejarah.


Melalui gambar 1 kode rahasia, bisa dilihat bahwa di antara "Jiang" "Zhe Min", tampak "Presiden", "China", "Tentara", "Sekretariat", "China Komunis", semua ini sama dengan Jiang yang pernah menjadi ketua partai komunis dan sekarang adalah ketua komisi militer. Kita masih bisa melihat yang muncul di sekeliling Jiang tampak "secara rahasia mengintai tindak-tanduk orang lain" (mata-mata), menyanjung-nyanjung setinggi langit (Tout), "Intrik, Konspirasi", "Menjual" (Sold), "Teritorial" (Land), dan lain-lain. Semua ini sama dengan perilakunya pada waktu sekolah di Uni Soviet serta menjual 100 lebih teritorial Taiwan yang luas kepada Uni Soviet sejak 13 tahun berkuasa. Dan masih bisa menemukan, di sekeliling "Jiang" "Zemin", tampak "Iri Hati" (Jealous), "Jahat" (Evil), "Lelaki" (Man), "Laut" (Sea), "Teater" (House), "Wanita" (Woman), "Menyanyi" (Sing), "Syair" (Poem), "Nyanyian" (Song). Ini bisa dilihat kegiatannya dalam menindas Falun Gong sejak 4 tahun belakangan ini, bahwa dia adalah orang jahat yang sangat iri hati.

Gambar 1, menitik gambar kecil melihat gambar besar, masih bisa menemukan di sekeliling "Jiang" tampak "Pengganti" (Double), "Takut" (Fear), "Warna Biru" (Blue), "Anti-Agama" (Anti-religion), "Anti-Kepercayaan"(Anti-Belief), dan lain-lain.


Melalui gambar 2 tampak terlihat, di mana di antara "Jiang" "Zemin" (dalam gambar) tampak "Sejati" (Truthfulness, Honesty, Genuineness), "Baik" (Compassion, Pity), "Sabar" (Endure, Bear), "Aksi" (Movement), "Latihan" (Exercise), "Spiritual, Watak" (Mind), "Jiwa, Tubuh" (Body), (Keterangan: Falun Gong adalah latihan kultivasi ganda pada watak dan raga), "Juli" (July), "Tahun 1999" (HC 5760, tahun Ibrani), "Orang yang menakutkan", "Aksi Teror" (Terror), "Kantor 610" (Office), "Penindas" (Persecutor, Torturer), "Pertunjukan" (Stage), "Membuat" (Fabric), "Kematian" (Death), "Pembunuhan besar-besaran" (Holocaust), "Bencana besar" (Catastrophe), "Banjir besar, bencana besar, perubahan besar-besaran politik sosial" (Cataclysm). Semua ini sangat tepat, karena rezim Jiang mulai menindas pengikut Falun Gong yang mempertahankan prinsip "sejati, baik, sabar" pada tanggal 20 Juli 1999.


Melalui gambar 3 tampak di mana di antara "Jiang" "Zemin" banyak sekali muncul kosa kata dalam "Kitab Pencerahan", misalnya "Babilon" atau kota yang jahat, kota dengan kehidupan mewah yang berlebihan (Babilon) (Keterangan: Kota Beijing dan Shanghai mungkin bisa merosot seperti "Babilon" sekarang), "Ulat Kayu" (Wormwood), "Dahi" (Forehead), "Stempel", "Belalang" (Locust), "Gempa bumi" (Earthquake), "Batu Es" (Hailstone), "Petir" (Thunder), "Tuhan" (God), "Juru selamat" (Savior, Saviour, Redeemer), "Anak Domba" (Lamb), "Murka" (Wrath), "Arak" (Wine), "Wabah, Bencana" (Plaque), "Kekeringan" (Drought), "Malaikat" (Angel), "Binatang, orang yang berwajah manusia berhati binatang" (Beast), "Wanita Lacur" (Evil Woman), "Setan, Iblis" (Satan, Devil), "Akhir" (Finale), "Kematian" (End, Ending), "Mengadili" (Judgment), dan "Pertempuran" (Battle).

Di saat yang sama juga masih tampak, "Virus", "Kekacauan" (Pandemic, Entire), "Menyeluruh" (Universal), "Lari, Menghindar, Kabur" (Ran, Escape), (Di sini mungkin mengisyaratkan bahwa Jiang menghindari wabah SARS dari Beijing pergi ke Shanghai, dan juga mengisyaratkan mungkin bisa mengakibatkan banyaknya orang China melarikan diri), "Yang akan meninggal" (Will Die), "Juni" (June), di sini mungkin mengisyaratkan bahwa penyakit SARS akan merupakan masa puncak di bulan Juni. "Ekonomi, kondisi sistem perekonomian" (Economy), "Krisis" (Crisis) dan lain sebagainya juga akan muncul susul-menyusul. Menandakan bahwa timbul "krisis" pada perekonomian China. Laporan saat itu mengatakan bahwa terdapat lebih dari 30 negara di dunia serta 26 provinsi di seluruh China timbul penyakit SARS. Jiang mati-matian menjaga Shanghai juga dikarenakan takut "krisis ekonomi" mengakibatkan kehancuran "kerajaan komunis merah".

Namun yang lebih menarik lagi adalah, "Bush", "Perkebunan, perkebunan luas" (Ranch, Farm), "Pengadilan" (Court), "Perkara Pengadilan" (Law), Dekrit (Statute) dan lain sebagainya muncul secara susul-menyusul. Dan menurut laporan media massa, bahwa pada saat Jiang Zemin berkunjung ke Chicago pada 18 Oktober tahun lalu dia dituntut di pengadilan federal Chicago dengan dakwaan telah melakukan genocide. Semua ini dengan yang disingkapkan dalam kode kitab Musa sangat cocok. Siapa pun yang berniat mengacaukan rencana Tuhan maka akibatnya mungkin tidak terbayangkan.

Dari penyingkapan di atas bisa diperoleh, bahwa selama 4 tahun ini segala masalah yang terjadi di China merupakan perencanaan Tuhan sejak 3.000 tahun silam, di dalamnya sama-sama terdapat kebenaran yang saling berlawanan. Ada yang paling jahat, di saat bersamaan juga ada yang paling baik. Kepala kejahatan dunia manusia "Jiang" "Zemin" telah mewakili sebuah kekuatan yang paling jahat, sementara massa penganut Falun Gong yang memegang teguh prinsip "sejati, baik, sabar" dan berbagai kalangan dan organisasi internasional yang mendukungnya telah mewakili sifat yang lurus.

Inilah kondisi yang digambarkan dalam "Salinan Pencerahan". Setiap orang yang "menyembah binatang dan patung binatang", maka di atas dahi atau tangannya, mendapat stempel, dan "orang ini juga dipastikan minum arak yang dimurka Tuhan". Jika diterjemahkan dalam bahasa umum artinya, "Jiang" "Zemin" itulah "binatang" yang dimaksudkan Tuhan, dan penggantinya adalah "patung binatang". Perbuatan memerangi "sejati, baik, sabar" , menentang segala kebenaran Falun Gong, semuanya untuk memberikan "stempel binatang" pada orang. Bila saja dalam pemikiran orang memiliki pengakuan apa pun terhadap apa yang dilakukannya (Jiang cs.), maka kepala atau tangan orang ini pasti ada "stempel binatang", dan "orang ini dipastikan juga minum arak yang dimurka Tuhan". Dan tentu saja, Tuhan melakukan sesuatu adalah melalui kuasanya, siapa pun tidak bisa menghindari "pengadilan terakhir dari Tuhan", ini ditujukan pada setiap orang. Setiap orang di dunia, dari presiden hingga rakyat jelata, semuanya tidak bisa menghindari "pengadilan terakhir dari Tuhan", "Zhen, Shan, Ren (sejati, baik, sabar) adalah satu-satunya basis untuk menilai baik atau jahatnya manusia". Namun manusia bisa memiliki hak untuk memilih masa depannya sendiri, ada orang yang memilih "baik", dia akan memiliki masa depan cemerlang. Sebaliknya jika orang memilih buruk (kejahatan), dia akan mendapatkan masa depan yang suram. "Pemilihan" pernyataan ini juga benar-benar tercantum dalam kode kitab tersebut. "Segala perbuatan kita saat ini adalah sedang memilih masa depan kita sendiri."

(Sumber: Secretchina.com)

Pengadilan Besar Sudah Dimulai

Tahun 2003 adalah sebuah tahun yang luar biasa, menurut sebuah ramalan bahwa tahun ini ialah merupakan tahun yang sangat ramai dan banyak peristiwa akan terjadi. Belakangan ini, selain SARS, terjadi air bah di selatan, musim kemarau panjang di utara China, hujan batu es, gempa dahsyat yang terjadi secara terus-menerus di sekitar China dan negara lainnya di dunia, perang Irak, insiden pesawat luar angkasa Columbia, Amerika, angin tornado menerpa Amerika, udara panas di Eropa dan India, tuntutan hukum terhadap Jiang Zemin dengan tuduhan melakukan pembunuhan massal (genocide). Peristiwa tersebut baru berlalu 7 bulan lebih, sisanya 4 bulan akan terjadi apa di dunia ini?

Menurut sebuah penelitian, sebagian sandi pada kitab agama Yahudi menyebutkan peristiwa dunia yang telah dan akan terjadi di tahun 2003 dan 2004. Penelitian ini menemukan, di seputar tahun "2003-2004" (5764 tahun Hiborai) telah terjadi "SARS", "China", "Dunia" (World/Univers), "Gempa Bumi" (Earthquake), "Air Bah" (Flooding), "Batu Es" (Hailstone), "Musim Kering" (Drought), "Belalang" (Locust), "Sampar" (Plague), "Perang Irak" (Iraq War), "Bencana Besar" (Catastrophe), "Pembunuhan massal" (Holocaust), "Jutaan" (Million), "Kematian" (Death) serta Babilon dan sebagainya.

Laporan dari WHO dan media massa bahwa jumlah kematian manusia akibat perang Irak, SARS sedunia serta kematian akibat gempa besar belakangan ini ditotal menjadi satu maka tidak lebih dari berapa ribu orang saja. Tapi yang diperingatkan oleh kode rahasia pada kitab ini bahwa bencana-bencana besar itu bersifat universal dan akan menyebabkan "kematian" pada "jutaan" orang, maka "pembunuhan massal" itu patut kita renungkan dalam-dalam.

Di waktu yang sama masih ditemukan lagi, "Akhir" (Finale, finish, ending), "Pengadilan" (Judgement) dan "Sang Penyelamat" (Saviour, Messiah) pun muncul. Benarkah "pengadilan besar" dalam ramalan kitab itu telah terjadi?

(Sumber: Renminbao.com)

Rahasia Ramalan Bangsa Hopi



Suku Hopi bangsa Indian pernah meninggalkan konsep tentang asal-usul manusia, siklus kehidupan dan kehancuran peradabannya. Dalam batu nujum, mereka juga meramalkan beberapa peristiwa besar.

Suku Indian di daratan besar Amerika Utara bukanlah sebuah suku tunggal, tapi merupakan gabungan beberapa suku yang berbeda, bahasa dan sejarah kultur mempunyai kemiripan satu sama lainnya. Banyak yang berpendapat nenek moyang suku Indian dan orang kulit kuning di Asia sangat erat kaitannya. Banyak ramalan dan legenda beredar di kalangan rakyatnya, terutama suku Hopi, diibaratkan sebagai pencatat sejarah. Lewat cerita lisan yang turun-temurun dan cara lainnya seolah mereka buat notulensi tentang legenda-legenda kuno, salah satu adalah ramalan Hopi yang terkenal itu.

Suku Hopi adalah salah satu bangsa Indian kuno. Nenek moyang mereka berimigrasi dari Meksiko ke negara-bagian Arizona kira-kira lima hingga sepuluh ribu tahun lalu. Kini mereka hidup di negara bagian Arizona Utara di atas tanah lindung (Hopi Reservation). Arti sebenarnya dari Hopi adalah rakyat yang damai [people of peace]. Terdapat dua belas desa di daerah reservasi Hopi, sepuluh di antaranya berbaur dengan masyarakat umum.

Suku Hopi mempunyai tradisi dan kepercayaan lama, dalam setahun mereka mengadakan upacara keagamaan yang berbeda. Ramalan tentang asal-usul manusia, sejarah dan masa depan, mereka dapatkan dari nenek moyangnya secara turun-temurun. Di era tahun 1950-an ada yang menyebarluaskannya dalam bahasa Inggris, ramalannya tentang sejarah perang dunia I dan II sangat akurat.

Menurut suku Hopi, umat manusia telah berganti kebudayaan (peradaban) sebanyak 4 kali, dongengnya tentang asal-usul manusia mempunyai kemiripan dengan firman dalam Al-kitab. Garis besarnya begini: Dunia ini sebenarnya hanyalah sebuah ruang tak terbatas, tak mempunyai ujung dan pangkal, waktu juga suatu kehidupan. Mulanya Taiowo the Creator (Sang Mahapencipta) menciptakan Sotuknang (dewa yang juga kemenakan Taiowo), atas bimbingan Sang Mahapencipta ia menciptakan zat padat, tujuh alam semesta, air dan udara. Setelah itu diciptakan pula spider woman, dan empat rumpun bangsa berbeda warna kulitnya (kuning, merah, putih, hitam) dari tanah liat. Dianugerahinya akal budi, kemampuan beregenerasi (beranak-pinak) serta berbahasa yang berbeda-beda, membiarkan mereka hijrah ke arah yang berbeda-beda untuk hidup. Kata Sotuknang pada mereka: "Semua saya berikan agar kalian hidup bahagia, tetapi ada satu permintaanku adalah: Sampai kapan pun kalian harus menghormati Sang Mahapencipta, menghormati belas kasih Sang Mahapencipta, selama hayat masih dikandung badan, kalian jangan lupakan titahku ini." Mereka ini disebut "manusia pertama" (The First People), dunia tempat mereka tinggal disebut Dunia Pertama (The First World).

Belakangan, banyak orang dari manusia pertama itu melupakan titah dari Sotuknang dan tidak lagi menghormati Sang Mahapencipta. Dengan demikian, Dunia Pertama akhirnya musnah dilalap api besar. Sebagian orang yang bermoral tinggi masuk dalam Dunia Kedua (The Second World). Sekalipun Dunia Kedua tak sebagus yang pertama, namun Dunia Kedua tetap indah. Di masa ini umat manusia berkembang dengan pesat dan berpencar ke empat penjuru, orang-orang sering memuja dan menyanjung Sang Pencipta.

Perlahan-lahan, rasa egoisme manusia semakin besar, mereka lupa memuja Sang Mahapencipta. Tak lama kemudian, Dunia Kedua telah dihancurleburkan oleh Sang Mahapencipta dengan cara membeku. Maka diciptakanlah Dunia Ketiga oleh-Nya. Sisa dari manusia Dunia Kedua masuk ke Dunia Ketiga dan berkembang biak.

Akhirnya akhlak manusia itu merosot lagi. Mereka manfaatkan kreativitasnya untuk melakukan hal-hal yang jahat. Sehingga menyebabkan Dunia Ketiga dihancurleburkan oleh air bah. Maka orang bernasib baik pun masuk ke Dunia Keempat (The Fourth World). Orang-orang yang bernasib baik inilah yang disebut peradaban manusia sekarang ini.
Penyebab utama tersisihnya peradaban manusia di masa lalu karena kebejatan umat manusia, bertambah egoistis serta tidak percaya petuah dari Mahadewa. Suku Hopi beranggapan bahwa air bah waktu itu hampir menghanyutkan seluruh umat manusia yang ada. Hanya beberapa minoritas yang percaya akan keberadaan-Nya itu bisa hidup selamat. Mahadewa menasihati mereka supaya berkeyakinan teguh terhadap petuah-Nya itu. Suku Hopi pernah membuat sebuah ikrar suci dengan Mahadewa mereka: "Kami bertindak sesuai dengan bimbingan-Mu untuk selama-lamanya. Khusus bagi suku Hopi, ajaran Tuhan itu adalah kekal abadi."

Berasal dari Sumber yang Sama

Kebudayaan Hopi dengan sumber sejarahnya mempunyai keterkaitan yang dalam. Bahkan pandangan yang berkaitan dengan tanah, air, api dan angin di masa itu dengan kurun waktu yang disampaikan penganut buddhisme tentang adanya empat unsur (tanah, air, angin dan api) itu jauh lebih awal dan dini, namun versi tentang manusia yang berasal dari warna kulit yang sama lebih-lebih melampaui pemahaman sejarah di zaman sekarang ini dan dengan persepsi yang ada pada agama umumnya. Paragraf di bawah ini berasal dari: Talk Given by Lee Brown in 1986 Continental Indigenous Council. Walau tercampur pengetahuan individu di dalamnya, tapi tetap dapat terbaca secara samar-samar maksud sebenarnya dari pandangan Hopi yang misterius itu. Sudah berapa lama sejarah bangsa Hopi di daratan Amerika Utara itu masih belum ada yang mengetahuinya, berdasarkan ramalan yang berasal dari ukiran batu itu dipastikan sejarahnya sudah ada 50.000 tahun lamanya, tentu saja cara pemastian dari karbon 14 itu tidak dapat diandalkan sepenuhnya. Silakan lihat terjemahan di bawah ini:

"Zat mineral, batu karang itu ada satu sirkulasi periodik, demikian pun flora. Namun sekarang ini kita sedang berada pada akhir daripada siklus sirkulasi hewan dan sebuah permulaan dari siklus sirkulasi babak baru umat manusia".

"Ketika kita memasuki ke babak samsara pada umat manusia, untuk itu potensi lahiriah besar yang dimilikinya sejak lahir, akan lepas dan keluar bersama roh dan cahaya manusia itu sendiri. Akan tetapi kita sekarang ini sedang mendekati akhir dari samsara sirkulasi periodik hewan, seperti kita ketahui bahwa apa yang terjadi pada hewan di bumi ini".

"Pada waktu yang lama, di awal dari periodik sirkulasi ini, Mahadewa turun ke bumi dan mengumpulkan manusia untuk ke sebuah pulau yang telah tenggelam ke dasar laut, lalu bersabda pada manusia bahwa: Saya akan kurung kalian ke empat penjuru, serta menjadikan kulit mereka berubah menjadi empat warna secara berangsur serta akan diberikan beberapa bimbingan, maka kalian sebut sebagai amanah dan petunjuk Tuhan, dan ketika kalian bertemu lagi, maka harus dinikmati secara bersama-sama, sehingga dapat hidup harmonis di bumi ini, dan inilah awal dari peradaban umat manusia."

Selanjutnya Ia berkata, "Sirkulasi Anda semua kali ini akan diberikan dua batu prasasti di setiap rumpun bangsa di semua penjuru, dan jangan dicampakkannya, kalau tidak, umat manusia tidak saja akan mengalami kesulitan dan siksaan, tapi bola bumi ini akan binasa".

"Dia memberikan sebuah tugas kepada manusia yang ada di semua penjuru, dan disebut sebagai 'Sang Penjaga'."

"Terhadap orang Indian yang disebut juga ras berkulit merah itu diizinkan menjadi penjaga tanah, karena mereka harus meresapi pengetahuan di alam semesta ini. Flora berbuah dan tumbuh dari dalam tanah untuk memasok menjadi makanan manusia dan jamu yang berasal dari rumput itu digunakan untuk mengobati penyakit. Pengetahuan-pengetahuan ini dibagiratakan dengan saudara-saudara lainnya."

"Bagi orang kulit kuning yang di selatan itu, akan dijadikan penjaga angin, maka mereka akan pergi untuk memahami angkasa dan napasnya, serta dimanfaatkan untuk membantu majunya kultivasi dari Qigong itu sendiri, jadi pada saat itu mereka akan ikut menikmati semuanya ini."

"Bagi orang kulit hitam yang ada di Barat itu akan menjadi penjaga air, dan akan pergi belajar menjadi kepala maujudat dan inspirasi yang berasal dari air, mereka adalah yang paling hina sekaligus terkuat."

"Bagi orang kulit putih yang ada di utara, akan menjadi penjaga api. Kalau Anda ikut pergi melihat ke sana, maka akan ketemu api dari perbuatan-perbuatan penting mereka. Anda boleh mengatakan bahwa bola lampu itu ialah apinya orang kulit putih. Dalam mobil ada busi, demikian juga Anda dapat temukan api di dalam kereta api serta pesawat terbang. Api bisa terbakar dan berpindah-pindah, itulah sebabnya bangsa kulit putihlah yang pertama-tama hijrah di bumi ini, sehingga kita bergabung menjadi sebuah keluarga besar."

"Waktu yang amat panjang sudah berlalu, Yang Mahaesa membagikan dua keping batu prasasti kepada setiap orang, maka sebagai orang Indian kita menyimpannya di atas sebuah podium menjulang tinggi pada tanah reservasi suku bangsa Hopi di negara bagian Arizona."

Kisah Batu Nujum

Di sekitar Oraibi negara bagian Arizona, Amerika, ada sebongkah batu prasasti yang disebut dengan "Batu Nujum", isi yang terukir di atasnya berdasarkan perlambangan simbol yang dikuasainya dalam menyampaikan ramalan-ramalan kuno bangsa Hopi itu sendiri, konon riwayat sejarahnya sudah ada sepuluh ribu tahun lamanya. Mereka tidak menggunakan huruf atau tulisan, tapi dengan bahasa lisan secara turun-temurun. Oleh karena kurun waktunya yang sudah terlampau lama jadi tidak ada seorang pun yang sanggup menjelaskan secara autentik lingkaran yang pemancar cahaya digambar sebelah kiri serta simbol yang ada di tengahnya itu (mirip simbol Buddha Swastika). Malahan sementara presentasi yang berhubungan dengannya dibuang, hanya menjelaskan bagian tengahnya saja. Menurut temanku yang pernah kuliah di Washington University, jurusan psikologi, Sieto yang pernah belajar diagram semacam ini, dalam sekali pandang saja telah menunjuk orang dewasa yang terdapat di gambar sebelah kiri ini adalah Great-Sprite, jelas dampaknya itu. Mungkin dalam proses terjemahannya dari bahasa Indian ke Inggris itulah salah satu sebab tidak klopnya antara buku ramalan Hopi dengan data-data tertentu yang terdapat di internet dewasa ini, di samping kurun waktunya yang sudah lama sekali secara turun-temurun, sehingga termasuk orang Indian sendiri di zaman sekarang pun susah memahaminya, malah tidak percaya akan ramalan-ramalan ini.

Sekarang kita rangkumkan penjelasan terhadap Batu Nujum sebagai-berikut (lihat gambar) di bawah ini.



Dalam ramalan ini terdapat dua garis horizontal, menunjukkan dua jalan perkembangan yang berbeda: Garis atas adalah simbol dari jalan ilmu pengetahuan dan teknologi yang seimbang dari jiwa tak terkekang.

Ada tiga garis vertikal. Garis pertama ialah ramalan ini berawal. Sedangkan garis kedua menyatakan dalam waktu tertentu manusia akan memutuskan jalan pilihannya dan memilih jalan menuju spiritual atau ilmu pengetahuan. Di garis di bawahnya terdapat dua lingkaran dan menyimbolkan dua kali perang dunia. Sedangkan garis vertikal tebal ketiga sekaligus merupakan garis terakhir untuk menjatuhkan tempo waktu daripada pilihannya itu, yaitu hari ini. Jika alternatifnya pada jalan materi (ilmu pengetahuan), konsekuensinya akan menekuk sehingga binasa. Tapi sebaliknya jika pilihannya jatuh pada jiwa (spiritual), maka akan damai dan harmonis.

Penjelasan yang lain adalah: Orang dewasa di sebelah kirinya ialah The Great Sprite, mangkuk di sebelah kirinya menyatakan petuah bahwa ia akan meletakkan senjata pada suku Hopi, garis vertikal sebelah kanannya ialah perbandingan waktu dan terhitung mulai puluhan ribu tahun lalu, sedangkan titik sentuh pada Great-Sprite menunjukkan waktu akan kembalinya Sang Mahapencipta.

Jalan spiritual yang dirintis oleh Great-Sprite terbagi menjadi jalan natural sedikit sempit yang harmonis dan kontinyuitas, serta jalan agak lebar ialah prestasi teknologi kulit putih. Garis vertikal di atas tanda salib itu menyatakan kedatangan orang kulit putih dan ajaran kristusnya, sedangkan oval kecil di bawah salib mewakili sirkulasi daripada jiwa yang kekal dan berkesinambungan. (Menurut penulis semestinya lingkaran oval tersebut harus diartikan sebuah pembaharuan serta penyisihan jiwa, persisnya ialah penyisihan umat manusia atau air bah yang besar).

Empat orang anak kecil di atas garis atas merepresentasikan pertama; tiga dunia dulu dan sekarang. Maksud kedua menyatakan sebagian orang Hopi akan terpikat oleh peradaban lahir dari kulit putih sehingga menelusuri jalannya pula.

The Road of Sprite pada garis bawah ini terdapat dua lingkaran sekaligus diartikan "Tangan Great-Sprite sedang menggoncang dunia" (perang dunia pertama dan kedua). Tanda Swastika dalam matahari sebelah kiri gambar (mirip tanda buddhisme kuno namun, simbol Nazi itu terbalik arahnya dan memakai warna hitam sedangkan Buddha berwarna kuning). Gambar Celtic Cross paling kanan dalam gambar (konon simbol ini berwarna merah dan dipakai kaum Kristiani sedangkan kaum Nazi pun sama tapi dengan warna hitam), simbol dua asisten dari Pahana, dan Pahana adalah saudara berkulit putih sejati dari orang Indian, sementara ada artikel lain yang menulisnya sebagai Bahani yang berarti orangnya Baha, ini dalam bahasa Indian pun sama artinya, kalau dieja dalam dua bahasa Inggris yang bersumber dari satu bahasa yang sama.

Garis kasar ketiga menyatakan sebelum teknologi manusia menuju ke jalan berlika-liku dan berpeluang terakhir untuk kembali ke alam. Lingkaran kecil berikutnya ialah Great Purification seperti apa yang disebut orang Hopi tadi yakni masa sekarang ini. Setelah itu padi-padian akan tumbuh subur dan Great-Sprite pun akan kembali lagi ke bumi. Jalan sprite itu kekal abadi.





Ramalan Edgar Cayce tentang Masa Depan



Selain visinya yang mengerikan tentang kekacauan global, Edgar Cayce dari Amerika meramalkan akan berakhirnya peradaban yang dikenal sekarang, yang ditandai perang antara kebaikan dan kejahatan.

Selama ini, Edgar Cayce (1877-1945) dikenal sebagai salah satu peramal Amerika yang paling berbakat. Cayce yang pernah mendapat julukan "nabi yang tidur" ini menggunakan kemampuan supernormalnya untuk menolong "orang sakit". Ia juga memperingatkan tentang perubahan dan bencana yang akan dialami oleh planet kita pada akhir zaman.

Cayce dilahirkan di pedesaan Hopkinsville. Sebelum menjadi terkenal, Cayce pernah menjalani kehidupan yang keras sebagai anak petani. Ia sangat tekun mempelajari Alkitab, ke mana saja ia pergi selalu membawa kitab suci itu, dan mengambil kesempatan untuk membacanya. Sebagai anak-anak, ia senang sekali mendapatkan bahwa dia bisa tidur di atas buku pelajaran dan menyerap informasi yang ada di dalamnya. Tetapi dengan berlalunya waktu keahlian ini lenyap, dan dia meninggalkan bangku sekolah saat kelas enam. Dia bekerja serabutan di perladangan, di toko sepatu, di toko buku; menjadi salesman; dan menjadi juru potret.

Bertemu Seorang Dewi
Saat berusia 13 tahun, suatu hari Cayce sedang duduk di bawah pohon membaca Alkitab, tiba-tiba ia tersentak oleh perasaan bahwa ia tidak sendirian. Melihat ke atas, ia melihat sosok seseorang wanita di depannya dan menyadari bahwa wanita itu adalah seorang dewi. "Doamu telah didengar," dewi itu berkata. "Katakan apa yang paling kamu inginkan, sehingga aku dapat memberikannya padamu." Setelah beberapa menit merasa bengong, pria muda ini menjawab: "Saya ingin menolong orang lain, terutama anak-anak saat mereka sakit."

Bersamaan dengan itu, sosok bercahaya itu lenyap. Setelah pertemuan yang singkat dengan dewi itu, ia memiliki kekuatan yang luar biasa sepanjang hidupnya. Sejak saat itu dan seterusnya, dia sering membantu orang mendapatkan kembali kesehatannya, dan memulai debutnya yang sesungguhnya sebagai peramal, serta mendapatkan kemasyhuran untuk ketepatan ramalannya, yang datang kepadanya ketika dia berada dalam keadaan tidak sadar. Sebagian dari ramalan itu tidak diungkapkan dan hanya diceritakan secara terbatas kepada kerabat dekat tidak lama sebelum peramal besar ini meninggal di Roanoke, Virginia, pada tanggal 5 Januari 1945 --tepat pada tanggal yang diramalkannya empat tahun sebelumnya.

Cayce meramalkan Perang Dunia I dan II, keruntuhan pasar saham tahun 1929, kemerdekaan India, dan 15 tahun sebelum terjadinya, berdirinya negara Israel. Tetapi seperti kasus Nostradamus dan Santo Yohanes, Cayce terutama mempunyai fokus yang kuat atas peristiwa-peristiwa yang baru terjadi pada akhir abad ke-20. Dunia masih menunggu pemenuhan ramalannya yang paling mengerikan: gempa bumi berturut-turut yang mendatangkan kebinasaan dan akan memecah benua-benua serta mengubah peta dunia pada masa mendatang.

Kekalutan Geologis

Selama kehidupannya, Cayce telah banyak mendapatkan visi kejadian di masa mendatang. Ramalan-ramalannya ini memberikan pandangan yang menakutkan tentang kekacauan alam dan perang yang akan mengguncang dunia di sekitar perputaran milenium ini.

Di antaranya adalah ramalan Cayce tentang kekalutan geologis berdasarkan bergesernya poros bumi. Dia melihat pergeseran itu akan terjadi pada awal abad 21, yang mengakibatkan perubahan drastis. Diperingatkan bahwa dunia akan diserang oleh badai listrik yang mengerikan, tornado, angin ribut, letusan gunung berapi, gelombang pasang, dan gempa bumi. Seismograf akan menampakkan getaran lembut pertama di sepanjang pantai barat Amerika Serikat dan lepas pantai Jepang; suara gemuruh akan terdengar dari kedalaman laut Pasifik, dan geiser raksasa menyemburkan air panas, uap belerang, lumpur, dan dengan keras menghantam ribuan kaki di dalam air.

Akibatnya sebagian besar Amerika Serikat bagian barat akan bergetar dan masuk ke dalam lautan dalam suatu ledakan gunung yang hilang. Bencana akan meluas ke seluruh Amerika, dan Carolina, Georgia, dan Alabama barat akan tenggelam. Jepang akan digetarkan oleh gempa bumi pembunuh dan dihancurkan oleh gelombang pasang raksasa. New York akan menjadi miring dan Eropa utara akan hilang di bawah laut Atlantik dalam sekejap mata.

Awan dan debu zat kimia beracun juga akan menyebar ke seluruh dunia, sehingga menghalangi matahari dan menimbulkan ribuan kebakaran. Gunung berapi, yang sebagian dianggap telah mati, akan meletus. Kilat akan sambung-menyambung di langit, dan kebakaran akan terjadi di Pantai Barat.

Dunia Dilahirkan Kembali

Pada masa mendatang bukan hanya perubahan bersifat geologis, salah satu ramalannya yang paling mengejutkan berkaitan dengan kelahiran kembali keyakinan agama di Rusia, yang akan "memerlukan waktu bertahun-tahun untuk bisa mengkristal." "Sebab perubahan akan datang, dengan cara evolusi atau revolusi, dan landasan hal itu bagi seluruh dunia akan berasal dari Rusia."

"Bukan komunisme, melainkan apa yang landasannya sama dengan jenis persaudaraan yang diajarkan Kristus dalam Kisah Rasul-Rasul 2:44, 4:32." Cayce meramalkan bahwa Cina juga akan menjadi "buaian" Kristianitas, "setelah negara itu terbangun."

Dia juga meramalkan bahwa dia akan dilahirkan lebih dari satu kali dalam abad pertama setelah milenium berikutnya untuk membantu pengembangan spiritual planet ini yang akan menyusul perubahan bumi besar-besaran yang sekarang terjadi atas diri kita. Keyakinannya yang kuat memperlihatkan diri dalam jawabannya terhadap pertanyaan resah banyak orang yang selalu mengikuti ramalan bencananya: "Apa bedanya hal itu kalau kita hidup dengan benar?"

Sebagian dari visinya yang paling menarik adalah pandangannya berkaitan dengan kehancuran peradaban, dan kedatangan Kristus yang kedua kalinya -peristiwa yang diramalkan terjadi pada tahun-tahun awal mileniun baru. Selain visinya yang mengerikan tentang kekacauan global, diramalkan juga akan berakhirnya peradaban yang dikenal sekarang, yang ditandai dengan perang antara kekuatan terang melawan kekuatan kegelapan yang berhadap-hadapan untuk melakukan konflik terakhir yang sangat menentukan.

Salah satu ramalan Cayce yang membuat orang sangat penasaran adalah akan munculnya daratan Atlantis. Ia menyebutkan Atlantis kira-kira 700 kali dalam pembacaannya, dan meramalkan bahwa benua yang sudah lama hilang ini segera akan ditemukan kembali. Rasanya masuk akal untuk mengandaikan bahwa kemunculannya kembali akan bersamaan dengan perubahan bumi lainnya yang dramatis. Dia terutama menyebutkan kawasan di sekitar Pulau Bimini di Kepulauan Bahama, yang dilihatnya merupakan "bagian tertinggi yang ditinggalkan di atas ombak apa yang dulunya adalah benua besar."

Daratan Atlantis Muncul Kembali

Sang "nabi yang tidur" menetapkan tempat daratan yang tenggelam ini di antara Teluk Meksiko dan Laut Tengah. Pembacaannya menunjukkan bahwa benua yang hilang lebih unggul teknologinya daripada teknologi kita yang muktahir sekalipun, tetapi dihancurkan oleh bencana buatan manusia dan bencana alam kira-kira antara 12.000 dan 17.000 tahun yang lalu.

Jatuhnya Atlantis, kata Cayce, disebabkan oleh penyalahgunaan sebuah kristal besar yang dimanfaatkan untuk mengendalikan tenaga matahari. Penanganan yang salah ini menyebabkan kegiatan gunung berapi yang intensif dan menjerumuskan peradaban yang dulunya perkasa ke dasar samudera. Banyak warga Atlantis yang berhasil melarikan diri sebelum bencana menimpa. "Bukti-bukti adanya peradaban Atlantis bisa ditemukan di Pegunungan Pyrenia, Maroko dan Honduras Inggris (Belize), Yucatan, dan bagian-bagian Amerika -terutama dekat Bimini serta di Gulf Stream dan sekitarnya."

Setelah bukti ini ditemukan, warga Atlantis yang telah mengalami reinkarnasi akan tertarik untuk membangun kembali kampung halaman mereka sebelumnya. "Banyak sekali, sebagaimana yang diceritakan, orang yang dilahirkan kembali ke bumi, yang melalui pengalamannya, berada di negeri ini." "Maka dengan pembangunan ini kita menemukan keinginan terpendam yang akan tidak terperi banyaknya, yang dengan suatu cara berhubungan untuk membuat bukan hanya tempat yang bisa didiami, tetapi yang tidak bisa disamai oleh tempat mana pun juga lainnya."

Bahaya dari beberapa bencana alam yang paling mengerikan di dunia selanjutnya akan berakhir selamanya seiring ditemukannya kristal raksasa yang membentuk inti planet, dan kekuatannya untuk menciptakan gempa bumi, gelombang pasang, dan letusan gunung berapi dapat dikendalikan. Kristal peninggalan Atlantis ini memiliki diameter lebih dari 1.000 mil, dan para ahli geologi serta ilmu pengetahuan lain akan berhasil dalam memanfaatkan kekuatan kristal raksasa itu demi kebaikan umat manusia. Penemuan kristal itu juga akan dikaitkan dengan misteri hilangnya kapal, perahu, dan pesawat udara di Segitiga Bermuda.

(Jar, dari berbagai sumber)

Profile:


Salah satu ramalan tentang ditemukannya makam di bawah Sphinx: